Kamis, 25 Juni 2015

Pengertian Wangsalan :: Contoh Wangsalan

Pengertian Wangsalan

Setalah kita mengetahui Pengertian Parikan . Pengertian Geguritan di Dunia Perpustakaan , mari kita baca artikel pengertian wangsalan , sebenarnya apa arti wangsalan itu sendiri??
Pengertian Wangsalan adalah semacam tebakan namun jawabnya telah disebutkan/disamarkan
dalam satu-suku kata yang merupakan jawaban.
http://giripustaka.blogspot.com/2015/06/pengertian-wangsalan-contoh-wangsalan.html 
Pengertian secara diksi pada wangsalan lebih bersifat elaboratif. Artinya, kata-kata tidak berdiri sendiri tetapi diperluas untuk menyebut nama sesuatu. Ini bertujuan sebagai teka-teki wangsalan. Kata yang dipilih harus ada keseimbangan (kongruen antara sampiran dan jawaban). Klausa petama sebagai sampiran, klausa kedua sebagai isi/jawaban klausa pertama.

Contoh Wangsalan Tentang Maaf

1. Jenang sela wader kalen sesondhen, apuranta yen wonten lepat kawula. 
Jenang sela adalah jenang tanah kapur, orang Jawa menyebut apu (injet) maka jawabnya terletak
pada apuranta (maafmu).
2. Wader kalen sesondheran
Wader kalen sesondheran adalah ikan wader di sungai yang memiliki sonder (semacam benang mengurai di bawah sirip bagian bawah ikan). Ikan demikian disebut ikan sepat, maka jawabnya lepat.
Maksud dari contoh wangsalan ini sebenarnya, pewicara tersebut mengatakan, jika ada kesalahan, saya mohon maaf .

Contoh Wangsalan Tentang Petuah

1 .Roning kamal, putra resi Kumbayana Mumpung anom, ngudi kawruh kang utama
Roning kamal adalah daun asam = sinom Putra Resi Kumbayana (anak Resi Kumbayana/Durna) = Haswatama
Makasudnya adalah selagi masih muda tuntutlah ilmu yang bermanfaat.
2. Kendhang alit, alite wara Sumbadra Mumpung mudha, den taberi lara lapa
Kendhang alit (kendang kecil) = ketipung Alite wara Sumbadra (nama kecil wara Subadra) = Lara / Rara Ireng
Jadi maksud dari contoh wangsalan ini adalah mumpung mudha, den taberi lara lapa Selagi masih muda, jangan mengeluh akan penderitaan .

Demikian sedikit artikel tentang Pengertian Wangsalan Dan Contoh Wangsalan , semoga bermanfaat untuk anda. Terima kasih.

Rabu, 03 Juni 2015

Pengertian Sistem Koloid

Pengertian Sistem Koloid 

Pengertian Sistem Koloid
Koloid  terdiri  atas   fase  terdipersi atau sistem campuran  dengan  ukuran  tertentu  dalam medium  pendispersi dengan Ukuran  partikel  koloid  berkisar  antara  1-100  nm .Zat  yang  didispersikan  disebut  fase  terdispersi,  sedangkan medium   yang  digunakan  untuk mendispersikan   disebut   medium   pendispersi.
http://giripustaka.blogspot.com/2015/06/pengertian-sistem-koloid.html
Koloid

Jenis-Jenis Koloid

Jenis Sistem koloid  dapat dikelompokkan  berdasarkan  fase  terdispersinya  menjadi
tiga jenis-jenis koloid :
1. Sol  (fase  terdispersi  berupa  zat  padat),
2. Emulsi(fase  terdispersi  berupa zat cair),
3. Buih (fase terdispersi  berupa gas)
Jenis-jenis koloid sol, emulsi dan buih dikelompokkan lagi berdasarkan medium pendispersinya menjadi 3 yaitu :
- Sol : sol padat, sol cair (sol), dan sol gas (aerosol padat).
- Emulsi : emulsi padat (gel), emulsi cair (emulsi), dan emulsi gas (aerosol cair).
- Buih : buih padat dan buih cair (buih).

Sifat-Sifat Koloid 

A. Sifat Koloid  Efek tyndall
Adalah sifat penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
B. Sifat Koloid Gerak brown
Ukuran   partikel   koloid   yang   cukup   kecil   menyebabkan   tumbukan
antarpartikel   cenderung   tidak   seimbang.   Akibatnya,   gerak   partikel
berubah arah menghasilkan gerak zigzag.
C. Sifat Koloid Daya adsorpsi
Adalah Penyerapan partikel-partikel pada permukaan koloid.
D. Sifat Koloid Muatan listrik
Partikel koloid memiliki muatan sejenis (positif atau negatif). Muatan ini
dapat  diperoleh  melalui  proses adsorpsi kation/anion  dan  proses ionisasi
gugus permukaan partikelnya.
E. Sifat Koloid Koagulasi
Partikel-partikel  koloid  bersifat  stabil  karena  memiliki  muatan  listrik yang  sejenis.   Apabila  muatan  listrik  tersebut  hilang,  maka  partikel-partikel    koloid    akan    bergabung    membentuk    gumpalan.    Proses penggumpalan   ini   disebut   flokulasi (flocculation)   dan   gumpalannya
disebut flok (flocculant). Gumpalan ini akan mengendap akibat pengaruh gravitasi. Proses      penggumpalan partikel-partikel koloid dan pengendapannya ini disebut koagulasi.

Demikian sedikit artikel ilmiah yang kami muat tentang Pengertian Sistem Koloid , Jenis-Jenis Koloid , dan Sifat-sifat Koloid. Semoga bermanfaat bagi anda, terima kasih.

Rabu, 27 Mei 2015

Contoh Geguritan Purwakanthi

Contoh Geguritan Purwakanthi

Geguritan Purwakanthi atau gaya bahasa (dalam bahasa jawa). Gaya bahasa dibuat atau digunakan, bukan tanpa tujuan. Penggunaan gaya bahasa memiliki fungsi dalam suatu karya sastra. Gaya bahasa perulangan yaitu gaya bahasa yang mengandung perulangan bunyi, suku kata, atau frase ataupun bagian kalimat yang dianggap penting untuk memberi tekanan dalam sebuah konteks yang sesuai. Purwakanthi diambil dari kata purwa yang berarti wiwitan/ awalan dan kanthi berarti menggandheng, mengulang, kanca, menggunakan. Jadi purwakanthi yaitu mengulang yang telah disebut di awal.
http://giripustaka.blogspot.com/2015/05/contoh-geguritan-purwakanthi.html

Contoh Gegurian Purwakanthi Guru Sastra

1. Contoh Purwakanthi Guru Sastra
Jawa tanpa jiwa jawane jawa wisa
Jawa tanpa waja jawane jawa ula
Jawa tanpa jawa jawane jawa buta
Jawa tanpa jiwa jawanya jawa bisa
Jawa tanpa gigi jawanya jawa ular
Jawa tanpa jawa jawanya jawa buta

Aliterasi ditunjukkan dengan perulangan huruf j dan huruf w pada kata jawa, jiwa, wisa, dan waja.

Contoh Geguritan Purwakanthi Guru Swara

1. Contoh Purwakanthi Guru Swara
Klobot
Pancen ya abot
Wong seneng wani ngotot
Jerune kditemah ngowot
Mlaku sleyat-sleyot
Nututi peleme selak dipangan codhot

Sarung jagung
Memang berat,
orang yang suka ngotot.
Isinya sampai
membluudag.
Jalannya sempoyongan.
Mengikuti mangga yang segera dimakan codhot

Penggunaan vokal o diakhiri konsonan t menjadi ot pada kata klobot, abot, ngotot, ngowot, sleyat-sleyot dan codhot merupakan bentuk gaya bahasa asonansi.

Contoh Geguritan Purwakanthi Lumaksita

1. Contoh Purwakanthi Lumaksita
Ombak nggunung
Marake cilik ati
Ning aja cilikan aten
Awet urip mono
Tansah lambaran ati

Ombak menggunung
menjadikan minder.
Tetapi jangan minderan.
Hidup itu selalu beralaskan hati’

Penggunaan antanaklasis ditunjukan pada kata cilik ati dan lambaran ati .

Demikian sedikit artikel Contoh Geguritan Purwakanthi  Jika anda yang belum mengetahui Pengertian Geguritan silahkan simak bacaan lain di Dunia Perpustakaan.
Semoga bermanfaat, terima kasih .

7 Kebiasaan Buruk Pemicu Kegemukan

7 Kebiasaan Buruk Pemicu Kegemukan  Pemicu Kegemukan  - Siapa yang takut gemuk , kegemukan , ingin badan ideal ?? Memiliki berat badan ya...