Pengertian Tembung Garba
Kali ini admin
Dunia Perpustakaan akan membahas Pengertian Tembung Garba yang mungkin kemarin telah kita bahas
Pengertian Tembung Saroja dan Contoh Tembung Saroja.
Pengertian Tembung Garba - Kata garba memiliki arti „rangkaian‟. Tembung garba berarti „kata-kata yang dirangkai menjadi satu atau kata yang tersusun dari dua kata atau lebih yang disatukan‟.Tembung garba sering disebut dengan sandi. Tembung garba biasa dijumpai dalam karya sastra yang berbentuk tembang.

Ketika dalam cakepan atau lirik tembang mengalami kelebihan suku
kata atau guru wilangan, pencipta dapat mengurangi suku kata dalam larik
tembang tersebut dengan menggabungkan dua
kata atau lebih, sehingga jumlah guru wilangan menjadi sesuai dengan aturannya. Tembung garba
juga dapat ditemui dalam tuturan panyandra yang sarat akan unsur susastra.
Contoh Tembung Garba
Tuladha Contoh Tembung Garba
Para tamu ingkang minulyeng budi, kawuningana bilih adicara panggihing risang pinanganten tumuli badhe kawiwitan”. „Para tamu yang dimuliakan budinya, ketahuilah bahwa acara pertemuan sang pengantin akan segera dimulai‟. Kata minulyeng berasal dari mulya„mulia‟ + {–in-} +ing „dalam‟. Vokal /a/ pada akhir kata {minulya}bertemu dengan /i/ pada awal kata {ing}, berubah bunyi menjadi /ѐ/. Penggabungan kata dalam hal ini bukan untuk mengurangi atau memendekkan suku kata seperti pada lirik tembang, namun dalam hal ini tujuannya adalah untuk memperindah kata, sehinggaterdengar lebih puitis.
Contoh Tembung Garba Lain
Contoh Tembung Garba
1. pengrasane suwargadi ‘perasaannya seperti sorga yang indah’ suwarga + adi
2. cipteng tyas wus tan susah ‘dan dalam hatinya tidak merasakan ikut menderita’ cipta + ing
3. sukeng tyas mangalembana ‘semua menyukai dan menyanjungnya’ suka + ing
4. prapteng mangke kang kalebu ing tulis ‘sampai sekarang yang tercatat’ prapta + ing
5. yeku tirunen prayoga ‘oleh itu tirulah yang pantas ditiru’ ya + iku
6. ingkang sampun prawireng ngayuda ‘yang sudah menjadi pahlawan perang’ prawira + ing
7. ingkang samya durakeng Widi ‘yang bersama-sama menderhakai Tuhan’ duraka + ing
8. tur enggone aneng suwargadi ‘dan lagi sorgalah tempatnya’ ana + ing
9. dadi kawuleng Hyang Suksma ‘menjadi hamba Tuhan’ kawula + ing
10. marma den prayitneng batin ‘oleh itu tanamkanlah rasa waspada di dalam hati’ prayitna + ing
11. den landhep graiteng budi ‘mesti tajam dalam memahami isi hati' graita + ing
12. ngucap ngaku mengkurat kang murbeng ngalam ‘mengakui dirinya sebagai orang yang
menguasai jagad raya’ murba + ing
13. patang prakeru yekti ‘turutilah empat perkara ini’ prakara + iku
14. paes kang tibeng sarik ‘melihat keindahan dunia yang akan mendatangkan kemalangan’ tiba + ing
Demikian sedikit ulasan , artikel tentang
Pengertian Tembung Garba Dan Contoh Tembung Garba yang mampu kami rangkum , semoga bermanfaat . Terima kasih.